Kalimat lebih langkap dari judul di atas itu seperti ini "NO LIFE WITHOUT LANGUAGE, BECAUSE LANGUAGE MAKES LIFE MORE THAN LIFE AND LANGUAGE IS NOT EVERYTHING, BUT EVERYTHING WITHOUT LANGUAGE IS NOTHING" yang artinya "Tiada kehidupan tanpa bahasa, karena bahasa membuat hidup lebih hidup dan bahasa bukanlah segalanya, tetapi segalanya tanpa bahasa tidak ada apa-apanya.
Sebenarnya itu adalah syi'ar (baca : moto) bagian penggerak bahasa di pesantrenku dulu. Ya..biasanya aku menyuarakannya di pagi dan malam hari ketika bertugas. Setelah ku pikir yaa..benar juga ya, kenapa selama ini berlelah-lelah ria dengan pelajaran bahasa Inggris. Ternyata memang ada alasannya loh. Pernah tau pepatah yang mengatakan seperti ini "Jika ingin menguasai suatu daerah, maka kuasailah bahasanya". Waw..keren ya. Bahasa memang menjadi poin penting dalam penyampaian komunikasi kita kepada orang lain.
Aku sendiri adalah orang yang lumayan cukup cepat dalam memahami bahasa, khususnya bahasa internasional yaitu bahasa Arab dan Inggris. Bukan bahasa daerah lo ya..hhe. Mungkin belum bisa menguasai sepenuhnya sii, tapi untuk poin-poin dasar masih bisa sedikit-sedikit lah. Silahkan dijuji..^^.. #Loh
Penggunaan bahasa baku seperti saat kita belajar grammar dalam bahasa Inggris atau nahwu dan shorof dalam bahasa Arab memang jarang sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi alangkah baiknya jika kita mempelajarinya dengan benar. Toh tidak ada ruginya karena ilmu baru pasti kita dapatkan. Keuntungan pribadi yang aku dapatkan ketika aku menguasai beberapa materi bahasa Inggris adalah ketika disuruh mengerjakan tugas mengarang atau composition. Meskipun belum sepenuhnya benar, tapi aku bisa dengan mudah mengerjakannya. Karena sebelumnya aku telah belajar banyak tentang beberapa apa saja yang harus ada dalam pembuatan karangan dengan menggunakan bahasa Inggris.
Kalau keuntungan dari mempelajari bahasa Arab itu aku jadi dengan mudah dapat mengartikan nama orang yang memiliki nama islami atau kearaban. (hehe bahasa mana itu keraban) Selain itu, aku menganggap bahwa bahasa Arab itu lebih mudah mempelajarinya daripada bahasa Inggris. Alasannya simpel saja, hehe. Karena pelafadzan bahasa Arab itu masih sama dengan bahasa Indonesia (pastinya dengan dialek yang khas Arab). Contonya pelafadzan A/alif dalam bahasa Arab masih dibaca "A" dalam bahasa Indonesia. Tapi kalau dalam bahasa Inggris "A" itu di baca "Ei". Tuh kan lumayan ribet. Tapi nikmatilah ketika kita mempelajarinya. Oiya...dari bahasa Arab kita juga bisa menerjemahkan Al-Qur'an dengan bahasa kita sendiri loh. Kalau teman-teman ingin tau, cobalah dan lihat keindahan majaz serta susunan kalimat yang "pasti" indah. Tentu saja. Karena Allah yang langsung mengatakannya atau biasa kita sebut dengan "Kalam Illahi".
Aku sangat menikmati setiap pelajaran atau apapun yang berhubungan dengan bahasa. Khususnya bahasa Arab dan Inggris. Karena dengan kedua bahasa tersebut, diriku makin terbuka wawasannya dalam mendalami apapun yang berhubungan dengan bahasa. Itulah hal yang membuat hidupku lebih hidup. Semoga bahasa apapun yang sudah ataupun yang sedang dipelajari bisa memberi manfaat banyak untuk orang lain.
Let's improve our language and don't be shy to use it.
Make your life more than life by language and be master on it. ^^
Thanks
Cicadas, 11 Oktober 2014 pukul 00.10
Your sista
Rumaisha Al-Fathia